BAHAYA ROKOK
Rokok menimbulkan aterosklerosis
atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Kondisi ini merupakan penumpukan
zat lemak di arteri, lemak dan plak memblok aliran darah dan membuat
penyempitan pembuluh darah. Hal ini menyebabkan penyakit jantung.
Jantung harus bekerja lebih keras
dan tekanan ekstra dapat menyebabkan angina atau nyeri dada. Jika satu arteri
atau lebih menjadi benar-benar terblokir, serangan jantung bisa terjadi.
Semakin banyak rokok yang dihisap
dan semakin lama seseorang merokok, semakin besar kesempatannya mengembangkan
penyakit jantung atau menderita serangan jantung atau stroke.
Risiko terkena pneumonia, emfisema
dan bronkitis kronis meningkat karena merokok. Penyakit ini sering disebut
sebagai penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Penyakit paru-paru ini dapat
berlangsung dan bertambah buruk dari waktu ke waktu sampai orang tersebut
akhirnya meninggal karena kondisi tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa
mendapatkan emfisema atau bronkitis, tapi gejala biasanya akan*jauh lebih buruk
di kemudian hari, menurut American Cancer Society.
Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat
menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau laring,
tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan kanker ginjal, kandung
kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker darah (leukemia).
Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland
Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes, seperti
penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit
ginjal dan masalah kaki.
Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah
perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh bagian
tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh karena
merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan disfungsi
ereksi/impoten.
Seorang yang merokok menimbulkan meningkatnya resiko degenerasi makula
yaitu penyebab kebutaan yang dialami orang tua. Dalam setudi yg diterbitkan
dalam 'Archives of Ophthalmology' pada tahun 2007 menemukan yaitu orang merokok
empat kali lebih mungkin dibanding orang yang bukan perokok untuk mengembangkan
degenerasi makula, yg merusak makula, pusat retina, dan menghancurkan
penglihatan sentral tajam.
Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut,
kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.
Itulah
bahaya rokok / bahaya merokok secara umum, dan masih banyak lagi penyakit
lainnya yang mengerikan akibat yang ditimbulkan merokok, rokok ini juga
membahayakan orang sekitar yang meskipun orang itu tidak merokok tetapi sering
di area kawasan orang perokok atau dinamakan sebaga
i
perokok pasif! Kondisi perokok pasif inh malah lebih parah ketimbang dibandingkan
dengan perokok aktif jadi saran Bikin Betah anda sebagai tidak merokok lebih
baik sedikit menjauh bila ada teman/lingkungan yg sedang aktif merokok.